Langsung ke konten utama

Postingan

to my dearest (i don't know)

 This time is my Quarter life crisis. I don't know what I to do, or why I must do that. I know, that got everything that I want. This is world. Be yourself. Different, it's okay. But, in this time I wish that everyone has not know about me. Where are me? What I do? Who he/she that dinner/holiday with me, lol. etc I life what I do. Keep it privat. I love my life and you shouldn't know babe Hai my getcontact and linkedid searched;) u should enough to see my story in my sosial media, yes. because it's what I want you to know, that 15s or 60s time in my day. just 1560..

Sabar

Bagaimana jika sabarmu harus diperluas lagi. Sebenarnya hal besar yang tidak pernah kamu pikirkan dan bayangkan sedang menantimu? Bagaimana jika sabarmu harus disertai dengan keikhklasan. Sebab Allah menyukai hambaNya yang ikhlas? Bagaimana jika sabarmu harus di perbanyak lagi. Sebab Allah memiliki waktu yang terbaik dan tepat untukmu.. Jadi, sabar yaa..

Pengalam Berkunjung ke Perpustakaan di Yogyakarta

 Pustakawan itu apa sih? Memang masih banyak orang yang belum tahu apa itu profesi pustakawan. Tidak seperti dokter, polisi, guru, pilot, hakim, dosen ataupun pekerjaan lain. Kalo menurut aku sih hanya orang-orang cerdas yang mengetahui apa itu pustakawan hehe Pustakawan dalam arti yang sederhana adalah seseorang yang bekerja di perpustakaan. Pasti timbul tanya di benak kalian, terus ngapain di perpustakaan? Tuh kan. Tidak seperti dokter, semua orang tahu ia bekerja di rumah sakit tanpa pernah menanyakan dia ngapain. Tapi saya tidak akan membandingkan dengan dokter deh. Pustakawan pekerjaannya ada banyak sekali. Tergantung ia bekerja di sebuah innstansi mana. Kalo kata orang menjadi pustakawan memiliki banyak kesempatan bekerja, iya itu benar. Karena sejatinya setiap instansi memang memiliki perpustakaan. Pustakawan jaman dulu sering dianggap sebagai orang yang menyeramkan. Berkacamata tebal, bermuka galak dan yah kurang menyenangkan. Di sekolahku dulu juga begitu.. hehe tapi dulu ...
 Dalam lirik Komang - Raim Laode seperti ini : "dan apabila tak bersamamu, kupastikan kujalani dunia..."  tapi kelanjutan liriknya aku hapus atau berhenti untuk melanjutkan mendengarkan. karena tak bersamamu, duniaku baik-baik saja. tidak seperti kemarin, tapi tetap percaya bahwa akan ada pelangi setelah hujan. kamu bukan lagi tujuan doaku...

Trust your mind or heart?

 Kalo dikasih pilihan untuk memilih antara dulu ketemu apa enggak, aku bakalan pilih untuk bertemu dengan Dia. Karena aku jadi bisa lebih mengenal diri sendiri. Alias aku jadi sering intropeksi diri. Ya, meskipun gada Dia juga aku bakalan seringnuntuk ke diri sendiri.  Kalo ditanya apa sih yang Dia udah kasih ke kamu? Jawabannya adalah waktu. Waktu kebersamaan yang sesingkat adzan isya sampai dengan mulai sepinya jalanan kota. Tapi di kota ini semakin malam akan semakin romantis bukan? Itupun tidak selama itu, karena sebentar Dia datang lalu pergi lalu datang lagi.  Waktu aku yang selama ini tanpa Dia. Aku benar-benar menikmati hidupku. Bertemu dengan banyak hal. Lebih mengenal ke diri sendiri. Memang semakin dewasa maka akan semakin mengenal diri sendiri bukan. Dan yang terpenting adalah lebih menyayangi diri sendiri. Aku tanpa kamu maka akan kusayangi diri ini, seperti sebelum aku mengenal kamu. Pun sekarang aku yang pernah mengenalmu, yang sedang berjuang untuk mengikh...

Menuju Deadline

 sejak kapan aku menyia-nyiakan waktu dan mengulur-ulur waktu untuk mengerjakan suatu tugas. rasanya dulu selalu semangat saal mengerjakan tugas. kenapa dengan sekarang  rasanya "nanti dulu lah" saat akan mengerjakan tugas. aku rindu semangat itu, aku rindu aku yang bukan anak deadliner. wkwkwkwkwkwkwkkwkwkkwkwk padahal kalu kata seorang editor "mau kamu mengerjakan sekarang atau besok itu sama saja" mengapa "kalau bisa sekarang kenapa mesti ananti" berubah menjadi "kenapa harus sekarang kalau bisa nanti"

Apa kabar?

 apa kabar menjadi hal seringkali melintas dalam pikiranku akhir-akhir ini. apa kabar dengan diriku? apa kabar dengan masa depanku juga.. adakalanya kita harus bertanya kabar kepada diri sendiri. apakah baik-baik saja. sedang lelah. masih mengharapkan. bahkan ingin berhenti. menyadari apa yang sedang kamu rasakan adalah hal penting yang harus kamu lakukan untuk bisa menyayangi diri sendiri. jika kamu sedang baik-baik saja, maka bersyukurlah.  jika kamu sedang lelah, maka istirahatlah. beri jeda untuk diri sendiri. jika kamu masih berharap, berharap kepada apa? ingat bahwa sebaik-baik berharap adalah tidak kepada manusia. tapi kalau harapan itu tentang masa depan yang lebih baik, maka simpan harapan itu sampai kamu bisa mendapatkannya. jika kamu ingin berhenti, maka berhentilah.. ambil napas dalam dalam lalu hembuskan. lakukan hal yang kamu sukai. sadari apa yang membuat kamu ingin berhenti. setelah kamu sadar pikirkan dengan pikiran yang tenang. ambil sikap yang baik... tulisa...

Pengalaman Vaksin di Masa Pandemi

 Pandemi ini sudah berlangsung selama hampir  dua tahun di Indonesia. Dari PSBB sampai sekarang berubah nama menjadi PPKM, dari PPKM berlevel sampai darurat dan semoga segera usai pandemi ini.  Tahun 2020 covid-19 hanya mendengar di televisi, membaca berita, atau saat membuka media sosial. Berbeda dengan tahun ini, temannya teman, saudaranya teman, sampai tetangga bahkah teman sendiri yang tekena covid-19. Sebagai upaya pencegahan covid-19, bulan Juli kemarin aku melakukan vaksin sinovac tanggal 1 dosis pertama dan tanggal 28 dosis kedua. Vaksin ini dilakukan sebagai usaha, ya memang yang sudah vaksin juga tetap bisa tertular namun tidak jika tertular tidak akan separah seperti yang tidak/belum melakukan vaksin. Banyak pross dan conss tentang vaksin dari masyarakat, begitu juga oleh para tetangga. Awal vaksi mereka tidak mau dan vaksin masih sepi bahkan malah ada yang terpaksa vaksin karena jika vaksin mendapatkan bantuan beras. Katanya sih, kalau di tempatku memang yang ...

A Man Called Ove

Pengarang : Fredrik Backman Judul asli : En man som heter Ove Penerbit : Washington Square Press Tahun terbit : 2012 (Sweden), 2013 (US) Halaman : 364 ISBN : 9781476738024 A Man Called Ove (judul aslinya dalam bahasa Swedia: En man som heter Ove) adalah novel 2012 karya Fredrik Backman, kolumnis, blogger, dan penulis Swedia.  Buku ini menceritakan tentang seorang lelaki berumur 59 tahun dan seorang pensiunan bernama Ove. Di awal buku Ove diceritakan memiliki karakter yang tidak menyenangkan, Ia suka marah-marah terhadap hal yang tidak sesuai menurutnya. Hidup Ove sangat teratur dan rutin dilakukan, maka jika ada hal yang membuat hidupnya berbeda maka ia akan marah. Seperti halnya dia mengecek lingkungan tempat tinggalnya dalam kegiatan sehari-hari pada pagi hari. Alur dalam novel ini di awal berlatar maju-mundur, sempat membuat bingung karena ujug-ujug bertemu dengan Ove yang sedang marah di sebuah tempat penjualan elektronik. Tapi setelah membaca sampai akhir kamu tidak akan bosan...

Sedikit Cerita Tentang Buku

As always waktu yang paling aku suka adalah bagi-bagi buku dan sebelumnya menjawab pertanyaan "ceritakan buku terakhir apa yang kalian baca?"   Seneng banget rasanya melihat mereka pada semangat mau jawab dan akhirnya disuruh maju ke depan. Jawaban mereka beraneka macam buku-buku.  Ada salah satu dari mereka  yang ja kowab cerita tentang Malin Kundang, lalu aku tanya lagi 'oh iya adek, bacanya di buku yang berjudul Malin Kundang atau buku Cerita Nusantara?' dan dijawab 'di google kak saya bacanya'.  Oke baik, menggemaskan sekali memang berdialog dengan anak-anak. Gapapa baca boleh dimana saja asalkan memang itu bacaan yang baik, bukan:) Dulu, saat seumur mereka perpustakaan sekolahku belum banyak memiliki buku bacaan, setelah gedung baru bukunya juga baru. Buku yang suka kaku baca buku ensiklopedi karena selain itu di perpustakaan ya isinya buku paket.  Meskipun seneng buku baru tapi aku tetap pengen baca buku yang lama yang ada di perpustakaan gedung sebel...

Rawu

"Aku baik-baik saja." kata aku. Kelopak bunga matahari yang mekar dicerahnya hari kemarin atau ombak laut yang meskipun riuh tapi menenangkanmu, aneh bukan. "Syukurlah, banyak hal yang tidak baik-baik saja namun terlihat baik-baik saja bukan." kata kamu. "Maksud kamu?" bingung sambil menatap kedalaman laut. Itu matamu. "Tidak apa-apa. Aku juga baik-baik saja. Aku merindukanmu.." kamu tertidur dipangkuanku. Rasanya seperti ibu yang sedang menidurkan bayi kecilnya dipangkuannya sambil dielus kepala nan menggemaskan. Tapi dia bukan bayi..

Absurd

Kalo dipikir2 setiap program studi itu lebih baik ada masa co-ass nya ya kaya nakdok, soalnya 2 minggu magang di perpuskampus & ppl 2 bulan tok itu (UDAH CUKUP BGD:( DANKE) tapi dari segi keilmuan yang harus ada praktiknya masih butuh banyak waktu. Misal sj prodi ku, yang enggak melulu yg paling dikenal dan diketahui orang 'nata buku', what the!. Beberapa matkul juga ada baiknya di praktekin bukan hanya dipelajari aja. Iya, banyak jalan buat bisa praktikin itu kalo kamu mau tapi kan pas masa kuliah juga pengen jalan-jalan hahaha. Tapi ada untungnya kuliah di kampusku yg lebih banyak matkul keagamaan selama awal2 semester dan dua tiga biji matkul prodi. Tapi tetep ga bikin akhlak sambat ilang pas masa butuh sambat wkwk pada ya pas masa masanya deh Tapi dari semua itu, ini yang paling terbaik sih.. semoga dilancarkan segalanya dan bisa lulus di waktu yang tepat dan baik:) Otak aku emang kadang suka muncul pemikiran yg seabsurd ini🙏 Banjar, 10 Mei 2020 Habis denge ceri...

Menjadi Baik itu Baik

Jujur saja menjadi orang yang tidak tegaan kadang juga tidak baik ya? Sejenak setelah membaca Al-qur'an hati menjadi tenang, lalu kemudian mengingat hal-hal yang ternyata kurang baik yang pernah aku lakukan kepada orang lain. Iya, aku pernah melakukan kesalahan yang sampai saat ini aku masih terus memikirkannya karena aku anaknya tidak tegaan. Memang benar sih kita itu harus memilih sebaik-baik teman dan syukur-syukur bisa membawa kita bersama dalam hal kebermanfaatan. Menyesal? IYA. Tapi tidak untuk disesali, ambil pelajaran. Dan, selalu berdoa semoga Allah selalu mempertemukan aku dengan orang-orang baik kedepannya dan jika orang itu kurang baik maka semoga aku bisa menginspirasi dia dan menjadikan dia lebih baik lagi ehe Pelajaran yang sudah tidak mau aku ulangi sih lebih tepatnya, CUKUP! Semoga aku menjadi golongan orang baik yang. Semoga aku masih memiliki umur sampai aku bisa mengingat-ingat kesalahan yang pernah aku lakukan kepada orang lain baik yang disenga...

#AprilProduktifDay30: Terima Kasih Semuanya

Pict from Nina (wag AprilProduktif) Terim kasih sudah membersamai untuk selalu menuliskan tulisan dari  tema-tema yang kadang bikin aku tidak tahu mau menulis apa, tapi ya menulis saja. Terima kasih sudah mempertemukan aku dengan tulisan yang kadang menyadarkan aku akan beberapa hal, memberikan aku pengetahuan baru, dan menambah bahan bacaan Terima kasih sudah mau membaca tulisanku yang asal-asalan, iya masih perlu banyak belajar:)) jujur seseneng ini sih kalo tulisan kita ada yang baca ya hehe Setelah April Produktif ini semoga akan selalu Produktif Selamanya nya, tapi berat kaya rindu. Inshaallah tulisan kalian semua saya baca kook, dan mungkin suatu saat saya akan berkunjung ke lapak kalian jadi tetap menulis yaa:)) Meskipun belum pernah bertemu di dunia nyata kita sudah bertemu diantara kata-kata. Sebulan rasanya baru kemarin aku pilih 'YA' saat Nina membuat story instagram, lalu bertemu kalian semua. Terima kasih untuk semuanya. Salam Literasi!❤ W...

#AprilProduktifDay28: Shafiyyah Binti Abdul Muthalib

Ketika keamanan bersama terancam, seorang perempuan harus mampu mengambil tindakan tegas. Inilah yang diajarkan oleh Shafiyyah binti Abdul Muthalib. Shafiyyah adalah bibi Rasulullah SAW. Peristiwa ini terjadi di penampungan yang berisi anak-anak dan perempuan muslimah, saat perang Ahzab terjadi. Suatu malam, terlihat seorang laki-laki yang mengendap-endap di sekitaran penampungan. Kedatangannya diketahui oleh Shafiyyah. Usut punya usut, laki-laki tersebut dikirim kelompoknya dari Bani Quraizah untuk memata-matai penampungan perempuan muslimah tersebut. Shafiyyah gelisah melihat gelagat yang tidak baik laki-laki tersebut. Segera ia ikat bajunya dan ia ambil sebongkah kayu besar. Ia beranikan diri untuk memukul laki-laki tersebut hingga tersungkur di atas tanah. Melihat temannya diperlakukan demikian, kelompok Bani Quraizah beranggapan bahwa penampungan perempuan muslimah dijaga ketat. Akhirnya hal tersebut mengurungkan niat mereka untuk melakukan kejahatan terhadap para perempuan ...

#AprilproduktifDay27: Plotwist

Pada suatu malam di Jogja, di sebuah kantor dimana aku akan belajar pada waktu itu. Bertemu dengan teman-teman baru dan ilmu baru juga tentunya. Lalu tiba-tiba ada seseorang yang datang dan mengajak ngobrol seperti teman lama yang sudah lama tidak bertemu lalu dipertemukan kembali. "Ini mbk, coklat hangat buat kamu. Coklat bisa membuat tidur kamu nyenyak, diminum ya:)" Sebut saja si Masnya. "Ehm, okay. Makasih banyak Mas.." "Dia orang Melbourn (anggap saja nama suatu daerah di Indonesia) loh, kamu orang mana? " Lalu temanya si Mas tiba-tiba bertanya. Lalu coklatnya aku bawa pulang ke kost dan aku kasih ke teman kost:)) Banjar, 27 April 2020 Nanya alamat aja repot pisan mas:))

#AprilProduktifDay26: Gempa

Masih ingat dengan letusan gunung merapi? Sepuluh tahun silam, Jumat 5 November 2010, Gunung Merapi mengalami erupsi. Suara gemuruh terdengar, hujan kerikil, dan hujan abu vulkanik pekat pun melanda. Berdasarkan data Pusdalops BNPB per tanggal 27 November 2010, bencana erupsi Gunung Merapi ini telah mengakibatkan 277 orang meninggal di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan 109 orang meninggal di wilayah Jawa Tengah. Puluhan ribu orang mengungsi dan ribuan ternak mati. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan dan kerugian besar di wilayah Magelang, Boyolali, Klaten dan Sleman. Dari catatan sejarah hari ini yang dihimpun, erupsi Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan DIY ini terjadi mulai 26 Oktober 2010. Gunung itu mengalami beberapa kali erupsi yang dimulai pada pukul 17.02 WIB. Sejak saat itu, gunung dengan tinggi 2.930 meter tersebut mengalami serangkaian erupsi dengan diiringi awan panas dan banjir lahar dingin hingga mencapai puncaknya pada 5 November 20...

#AprilProduktifDay25: Kematian

Kematian merupakan salah satu fase yang terjadi pada manusia. Dalam fase ini ruh yang tadinya menyatu dengan jasad berpisah sehingga jasad sudah tak lagi punya fungsi apa pun. Mata sudah tak bisa melihat, kaki sudah tak bisa berjalan, tangan sudah tak bisa memegang, demikian pula dengan anggota tubuh yang lain, tidak memiliki fungsi apa pun. Manusia adalah makhluk yang pasti akan merasakan kematian. Hanya saja, kenikmatan duniawi yang fana terkadang menenggelamkan kesadaran akan peristiwa penting tersebut. Nabi memerintahkan agar kita memperbanyak ingat mati, sesuatu yang dapat memutus segala kenikmatan-kenikmatan yang dirasakan di dunia. Dalam sebuah hadits shahih, Nabi bersabda: أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ الَّلذَّاتِ اَلْمَوْتِ “Perbanyaklah mengingat hal yang dapat memutus kelezatan-kelezatan, yaitu kematian,” (HR. Ibnu Hibban, al-Nasai dan lainnya). Memperbanyak mengingat kematian dapat menjadi motivasi yang berlipat untuk mematuhi perintah-perintah agama dan menjauhi lara...